RSS

Monthly Archives: February 2009

PAPA

Papa..
tau kah papa bahwa aku selalu mengagumimu..
mengagumi kehebatanmu memperbaiki semua mainanku yang rusak waktu ku kecil dulu..
mengagumi kemampuanmu membuatkan kandang untuk semua binatang-binatang yang ku pelihara dulu..
mengagumi caramu mengajarkan perkaliian hanya dalam 3hari..
mengagumi ketenanganmu waktu dokter mengambil pecahan kaca yang menembus jariku saat ku berusia 9 tahun..

Papa..
tau kah papa bahwa aku selalu mencintaimu..
mencintaimu lebih dari aku mencintai laki-laki manapun yang pernah ku kenal..
mencintaimu karena selalu sabar menghadapi aku yang kelalu nakal..
mencintaim sosokmu yang tak pernah mampu marah meski aku melakukan kebodohan..
mencintai caramu meyakinkanku bahwa aku cukup hebat untuk melakukan banyak hal..

Papa..
meski darah yang mengalir dalam tubuhku tak kan pernah sama dengan milikmu..
tapi aku selalu tau aku memiliki tempat khusus dihatimu..

Papa..
Allah begitu adil karena tak pernah memberimu anak perempuan lain..
sehingga aku akan tetap menjadi satu-satunya anak perempuan kesayanganmu..

Papa..
terima kasih karena memberiku tempat dihidupmu..
terima kasih karena memberiku kasih sayang yang sempurna..
terima kasih karena membawa aku kedalam keluarga yang begitu indah..

Papa..
meski aku tak bisa bertemu denganmu sesering dulu..
tapi aku tak pernah berhenti bersyukur pada Allah karena mengijinkan aku memilikimu sebagai satu-satunya papa dalam hidupku..

 
Leave a comment

Posted by on 07 - February - 2009 in kitty

 

Tags: , , ,

seperti itu kah aku dimata orang lain yang melihatku?

2 jam yang lalu aku memutuskan untuk berhenti mengelilingi mall dan duduk disebuah coffee shop. sendirian. ya, memang hidupku selalu sendiri. entah aku yang memang tidak terlalu menyukai keberadaan terlalu banyak orang atau memang tak banyak orang yang memahami aku dan mau berteman denganku.

lalu tak lama setelahku seorang wanita berjalan masuk ke dalam coffee shop yang sama denganku. dia juga sendirian. menenteng sebuah laptop yang kini berada didepannya namun tak tersentuh. ditemani segelas hot chocolate yang sekarang pasti sudah dingin dan rokok yang tak berhenti menyala. entah sudah berapa batang, aku tak sempat menghitungnya. yang kulihat dia tidak sedang bekerja. tidak juga terlihat menunggu. hanya diam. dari penampilannya aku hanya bisa bilang dia seorang yang bekerja untuk bidang kreatif. karena dia tidak menggunakan blazer khas wanita karir, dia justru menggunakan celana jeans dan kaos hitam tak beraksesoris. humm.. yang membuatku bertanya-tanya justru karena dia tak menghiraukan sekitarnya, juga tak melakukan aktifitas berguna dengan laptopnya. mungkin saja dia sedang perpikir apa yang ingin dia tuliskan disitu. mungkin dia seperti juga aku, menjemput inspirasi dalam kesendirian.

entah mengapa dia menarik perhatianku sejak dia masuk. mungkin karena keberadaannya yang juga sendirian seperti aku. wanita itu cantik. berusia sekitar awal 20-an. namun sendirian. aku melihat ada kepedihan dimatanya. rasa sakit diwajahnya. namun aku tak melihat air mata. malu mungkin. atau gengsi menangis di tempat ramai. atau mungkin juga dia seperti aku yang jenuh menangis di kamar dan memutuskan untuk pergi dari tempat yang memiliki terlalu banyak kenangan itu.

tunggu. lihat dia. dia mendangku sekilas. tersenyum samar. lalu mematikan rokok ditangannya, menyulit rokok baru lagi dan mulai mengetik di laptopnya. akhirnya. paling tidak dia melakukan sesuatu. tak hanya diam seperti orang yang tak mengerti apa yang harus dilakukannya. aku tertegun sesaat. menyadari bahwa wanita yang sedari tadi ku perhatikan ternyata bayanganku di cermin yang ada di dinding coffee shop. aku jadi bertanya-tanya. seperti itu kah aku dimata orang lain yang melihatku?

 
2 Comments

Posted by on 01 - February - 2009 in kitty

 

Tags: , ,